LIhat
Pertumbuhan Industrial Estate di Indonesia dan tingkat konsumsi menandakan iklim investasi semakin membaik. Seiring dengan hal itu, Kementerian Perindustrian melalui UU Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian menertibkan semua kegiatan usaha agar masuk ke kawasan industri di Indonesia. Untuk memaksimalkan kegiatan industri sangat disarankan memilih kawasan industri yang telah memiliki infrastruktur terintegrasi dari hulu ke hilir seperti Industrial Estate Gresik JIIPE secara nyata memberikan keuntungan efisiensi terhadap kegiatan industri anda.
Menurut Menteri Perindustrian, 30% kegiatan ekonomi di Indonesia berasal dari industri, 80% nya dikirim secara ekspor sehingga industri menjadi sangat penting apalagi memilih Industrial Estate yang tepat dan sudah terbukti terintegrasi seperti Kawasan Industri Gresik JIIPE.
Untuk itu, Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) sebagai kawasan industri di Gresik terintegrasi pertama di Indonesia yang menyambungkan pelabuhan, lahan industri dan residen sial dalam satu area seluas 3000 hektar menjadi solusi bagi kebutuhan industri dan bench marking bagi pengembangan kawasan industri yang direncanakan di berbagai wilayah Indonesia. Keberadaan Kawasan Industri / Industrial Estate JIIPE di Gresik, Jawa Timur, dengan utilitas mandiri, dan konektivitas pelabuhan laut dalam, jalur kereta api, dan akses tol menunjang kegiatan industri serta memberikan akses kepasar domestik dan internasional.
Integrasi seluruh infrastruktur di kawasan industri Gresik juga sangat mengefisienkan pemeriksaan Bea dan Cukai saat proses bongkar muat serta ekspor-impor bahan baku. Dengan sistem terintegrasi di Kawasan Industri Gresik JIIPE ini, Bea dan Cukai tidak perlu menempatkan banyak pos. Cukup dua saja akan sangat mengefisienkan waktu dan Cost industri.
